Berita

Israel Memberikan Dukungan yang Tak Terduga kepada Pemerintahan Palestina: Apa yang Terjadi?

Pemungutan suara tersebut berlangsung setelah serangan militer di kota Jenin yang menewaskan warga Palestina dan seorang tentara Israel.

Israel Memberikan Dukungan Palestina

– Kabinet Keamanan Israel mengadopsi deklarasi untuk “mencegah runtuhnya Otoritas Palestina” dalam upaya mendukung pemerintahan Palestina.

Pemungutan suara tersebut berlangsung setelah serangan militer di kota Jenin yang menewaskan warga Palestina dan seorang tentara Israel.

Sebelumnya, pemerintah sayap kanan Israel di bawah kepemimpinan Benjamin Netanyahu telah memberlakukan serangkaian sanksi terhadap Otoritas Palestina pimpinan Mahmud Abbas.

Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap desakan agar pengadilan tinggi PBB mengeluarkan pendapat penasehat tentang pendudukan Israel.

Pemerintah Israel berupaya mendorong Otoritas Palestina ke tepi secara finansial dan kelembagaan sebagai bagian dari “perang baru melawan rakyat Palestina”.

BACA JUGA : MUI Minta Panji Gumilang Tak Buat Kegaduhan Baru

Dalam deklarasi yang diadopsi oleh Kabinet Keamanan Israel, sejumlah tuntutan diajukan kepada Otoritas Palestina.

Israel menuntut agar Otoritas Palestina menghentikan aktivitas anti-Israel di arena hukum-diplomatik internasional, termasuk hasutan dan pembangunan ilegal di Area C di Tepi Barat yang berada di bawah kendali Israel.

Selain itu, Israel juga meminta agar Otoritas Palestina menghentikan pembayaran kepada keluarga teroris, mengacu pada tunjangan yang diberikan kepada keluarga Palestina yang terlibat dalam serangan terhadap warga Israel.

Sebagai bagian dari sanksi yang diberlakukan pada bulan Januari, Israel menahan pendapatan pajak puluhan juta dolar yang seharusnya diterima oleh Otoritas Palestina.

Israel juga memerintahkan moratorium terhadap rencana pembangunan Palestina di beberapa bagian Tepi Barat yang diduduki sejak Perang Enam Hari pada tahun 1967.

Hal ini membuat hampir tidak mungkin bagi warga Palestina untuk mendapatkan izin konstruksi di Area C, yang mencakup sekitar 60% wilayah Tepi Barat.

BACA JUGA : Menu Pembuka Perang Dunia 3: Emisi Militer dan Ancaman Perubahan Iklim

Dalam pernyataan resmi, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa Israel akan mengambil langkah-langkah untuk menstabilkan Otoritas Palestina yang diperangi.

Salah satu langkah yang diusulkan adalah pembentukan zona industri bagi warga Palestina di Area C Tepi Barat, yang akan membantu mendukung ekonomi Palestina.

Langkah-langkah ini bertujuan untuk mencegah runtuhnya Otoritas Palestina dan memperkuat stabilitas di wilayah tersebut.

Dengan adopsi deklarasi ini, Israel menunjukkan sikap dukungan terhadap pemerintahan Palestina dalam upaya menjaga kestabilan di wilayah tersebut.

Meskipun ada perbedaan dan sengketa yang berkelanjutan antara kedua belah pihak, langkah-langkah ini dapat memberikan harapan untuk membangun hubungan yang lebih baik dan mencapai solusi damai dalam konflik Israel-Palestina.

Related Posts

1 of 61